Kiebesi.com – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), kembali menggelar Informasi Teknologi Expo tahun 2025.

Kegiatan tersebut bertema “Pemanfaatan Teknologi dan Literasi Digital di era 5.0 dalam lingkup masyarakat”. 

Kegiatan ini dipusatkan di Kelurahan Gamtufkange, Kota Tidore Kepulauan yang akan berlangsung selama 3 hari, yakni tanggal 10-12 Juli 2025.

Ketua HMTI Ummu Rahmat Abdullah kepada media ini mengatakan bahwa dunia sedang memasuki babak baru dalam perjalanan peradaban manusia di Era Digital 5.0. Era di mana teknologi tidak lagi sekadar alat bantu. Namun, menjadi mitra kolaboratif yang menyatu dengan kehidupan manusia secara holistik.

“Era ini bukan hanya tentang kecepatan koneksi internet atau kecanggihan perangkat pintar, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat memberikan dampak positif bagi setiap lapisan masyarakat,”kata Rahmat, Senin (7/7/2025).

Rahmat menjelaskan, proses transformasi dalam berbagai sektor diantaranya, pendidikan berbasis teknologi yang inklusif, layanan kesehatan yang dipersonalisasi melalui AI, pertanian cerdas yang memanfaatkan sensor dan analitik data, hingga sistem pemerintahan digital yang transparan dan partisipatif. “Semua bergerak menuju satu tujuan mewujudkan masyarakat yang lebih manusiawi di tengah derasnya arus digitalisasi,”jelasnya.

Bahkan Rahmat juga menyampaikan, bahwa kemajuan ini juga membawa tantangan.

“Kita harus memastikan bahwa teknologi tidak memperlebar kesenjangan sosial. Tidak menggantikan empati dengan algoritma dan tidak menjadikan manusia sebagai objek pasif dalam sistem yang ia ciptakan sendiri,”sambungnya.

Menurutnya, dalam Era Digital 5.0, peran manusia justru menjadi semakin penting. Bukan sebagai pesaing mesin, tetapi sebagai pengarah, penjaga nilai, dan penentu arah dari kemajuan itu sendiri. “Kita tidak hanya membutuhkan keterampilan digital, tetapi juga literasi etika, empati, dan kemampuan berpikir kritis yang tinggi,”tandasnya.

Lebih lenjutnya, pemanfaatan teknologi di Era 5.0 bukan sekadar soal adopsi alat-alat canggih, tetapi bagaimana kita mengintegrasikannya ke dalam kehidupan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

“Di sinilah pentingnya literasi digital sebagai bekal utama untuk membentuk masyarakat yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga sadar akan tanggung jawab etis dan sosial dalam dunia digital,”pungkasnya.

Oleh : Kiebesi.com
Editor
Oleh : Kiebesi.com
Reporter