Kiebesi.com – Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Ternate kembali menekan angka kecelakaan di Kota Ternate.
Kali ini FLLAJ Ternate kembali melaksanakan pertemuan koordinasi bersama para pemangku kepentingan pada Selasa, 10 Maret 2026, bertempat di Kota Ternate.
Kegiatan ini menjadi wadah diskusi dan sinergi antar instansi dalam rangka memperkuat upaya peningkatan keselamatan transportasi baik di darat maupun di laut.
Kegiatan FLLAJ tersebut dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Organisasi Angkutan Darat (Organda), Kepolisian Perairan dan Udara.
Selain itu, ada juga Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ternate yang dihadiri langsung Kasat Lantas, AKP Farha, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Ditlantas, serta Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera.
Kepala Jasa Raharja Ternate, Heri Rahmat mengatakan, dalam forum ini para peserta membahas berbagai upaya strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Ternate.
“Salah satu poin penting yang menjadi kesimpulan bersama adalah perlunya kembali menggalakkan kegiatan sosialisasi dan kampanye keselamatan kepada masyarakat,” kata Heri
Menurutnya, edukasi keselamatan dinilai perlu lebih difokuskan kepada kalangan pelajar sebagai generasi muda agar sejak dini memahami pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan dalam berkendara.
Bahkan Heri menyatakan, selain itu, forum juga menekankan pentingnya pelaksanaan operasi gabungan secara berkala serta kegiatan ramp check terhadap kendaraan maupun sarana transportasi.
“Langkah ini dinilai efektif sebagai upaya pencegahan kecelakaan, baik pada transportasi darat maupun transportasi laut yang menjadi salah satu moda utama mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara,” tuturnya.
Melalui kegiatan FLLAJ ini diharapkan koordinasi antar instansi dapat semakin diperkuat sehingga berbagai program keselamatan transportasi dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata dalam menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam bertransportasi.



