Kiebesi.com – Askan H. Naim terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Keluarga Besar Maluku Utara (HIKMU) di Jakarta pada periode 2026-2031.
Dalam musyawarah HIKMU tersebut digelar di Hotel Rivoli, Kramat Raya, Jakarta Pusat pada Sabtu 9 Mei 2026.
Askan merupakan salah satu pengusaha perkapalan asal Maluku Utara dan juga sebegai Sekertaris Jendral (Sekjen) Ikatan Perusahaan Industri Kapal Dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo).
Ia terpilih menggantikan Nabil Muhammad Salim, pengusaha minyak sebelumnya yang telah memimpin HIKMU selama tiga tahun terakhir.
Dalam pemilihan yang sempat alot, Askan unggul dengan 22 suara berbanding 17 suara milik Nabil.
“Tongkat estafet kepemimpinan HIKMU berpindah. Ini sejarah baru,” ujar Yusuf Hasani, mantan Sekertaris Jendral (Sekjen) HIKMU pada masa Margarito Kamis.
Selain memilih ketua baru, musyawarah juga menyepakati revisi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga AD ART HIKMU terkait masa jabatan Ketua Umum diperpanjang dari 3 tahun menjadi 5 tahun.
Sementara Askan menyatakan, perubahan ini merupakan program kera pengurus lebih berkelanjutan dan terfokus.
“Perubahan ini agar program kerja pengurus lebih berkelanjutan dan fokus,” kata Askan usai terpilih.
Dengan keputusan ini, Askan akan memimpin HIKMU hingga 2031. HIKMU sendiri tercatat sebagai salah satu dari 4.258 ormas aktif di Bakesbangpol DKI Jakarta per 2023.
Meski lengser, nama Nabil Muhammad Salim tidak hilang, Askan memastikan mantan ketua umum itu tetap dirangkul sebagai Dewan Pembina.
Menurutnya, kepemimpinan masa jabatan Nabil sangat aktif mengawal agenda warga Malut di Jabodetabek, termasuk dukungan untuk klub sepak bola Malut United periode 2023.
“Mengingat jasa-jasanya begitu besar saat memimpin HIKMU, beliau di posisi pembina memang untuk para tokoh senior yang berjasa, tugasnya mengarahkan, menjaga marwah organisasi, sama jadi tempat konsultasi pengurus harian,” tandasnya.
Dalam musyawarah HIKMU tersebut turut dihadiri mantan gubernur Maluku Utara, Thaib Armaiyn, yang kini berdomisili di Jakarta. Kehadirannya dianggap sebagai restu lintas tokoh.
Dalam pidatonya, Thaib berpesan agar HIKMU ke depan lebih aspiratif dan profesional.
“Program kerjanya harus benar-benar dirasakan masyarakat Jakarta, dan harus nyambung pusat dan daerah,” imbuhnya.
Pemilihan sempat memanas saat pembahasan tata tertib. Alhasil, steering committee menerima masukan dari floor, bahwa tiap paguyuban boleh mengajukan tiga nama untuk maju memilih.
“Ketegangan pun mereda, yang penting pulang bawa prinsip torang samua basudara,” kata Lutfi Alhadar, legenda sepak bola Maluku Utara yang hadir sebagai peninjau.
“Boleh beda pendapat setajam apapun di forum, mar pas palu diketok, torang tetap satu. Tatib memang selalu bikin kepala panas, tapi kalau so clear organisasi bisa jalan,” tambah Lutfi.
Diketahui, susunan pengurus lengkap HIKMU periode 2026-2031 masih difinalisasi tim formatur.




