Kiebesi.com – Rusdi Yusuf masuk bursa pencalonan pencalonan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Maluku Utara.

Musyawarah KADIN Maluku Utara itu akan dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Rusdi Yusuf merupakan salah satu figur yang kuat. Ia rernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Konsultasi Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan KADIN Maluku Utara masa bakti 2019–2024.

Selain aktif di organisasi, Rusdi juga dikenal sebagai pengusaha yang memimpin sejumlah perusahaan di sektor pertambangan dan bisnis lainnya.

Dirinya tercatat sebagai Direktur Utama PT Tambang Bumi Kieraha, Komisaris PT Tambang Bumi Mandiri, Direktur Utama PT Tambang Bumi Pasifik, Komisaris PT Fogoguru Saruma Global, serta Komisaris PT Aura Nusantara Grup.

Menjelang pelaksanaan musyawarah, Rusdi mengaku telah melakukan konsolidasi intensif dengan pengurus kabupaten/kota se-Maluku Utara guna memperkuat dukungan politik internal organisasi.

Menurutnya, komunikasi terus dibangun agar proses musyawarah dapat berlangsung secara solid, demokratis, dan tetap mengedepankan semangat kebersamaan di tubuh organisasi.

“Alhamdulillah konsolidasi sudah berjalan baik. Sejauh ini kami telah mengantongi dukungan dari sebagian besar pengurus kabupaten/kota di Maluku Utara,” ujar Rusdi yang juga menjabat Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia, Selasa (12/5/2026).

Rusdi menegaskan, keputusannya maju dalam perebutan kursi Ketua KADIN Malut bukan semata kepentingan pribadi, melainkan bagian dari komitmen untuk memperkuat organisasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan pembangunan daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup, investasi, dan ketenagakerjaan.

Bahkam Rusdi juga menyatakan, KADIN harus mampu hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi wadah perjuangan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah bagaimana organisasi ini tetap menjadi wadah perjuangan bersama dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun daerah,” katanya.

Rusdi juga berharap musyawarah provinsi nanti dapat menjadi momentum mempererat persatuan antar pengurus serta melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi dan dunia usaha di Malut.

Sementara itu, dinamika jelang musyawarah diperkirakan masih akan terus berkembang. Sejumlah nama lain disebut-sebut mulai melakukan komunikasi politik dan penjajakan dukungan untuk ikut bertarung memperebutkan kursi Ketua KADIN Malut.

Oleh : Kiebesi.com
Editor
Oleh : Kiebesi.com
Reporter