Kiebesi.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan resmi membentuk satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai langkah mendokrat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Satu OPD yang baru dibentuk tersebut yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang diisi Fadli Hi. Kader sebagai Kepala Dinas (Kadis).
Pengukuhan Bapenda itu berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di aula kantor Bupati Halmahera Selatan sekaligus pelantikan 10 pejabat baru termasuk Kadis Bapenda, Fadli Hi. Kader yang dipimpin Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba.
Bupati Bassam menegaskan, pembentukan Bapenda merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mengakhiri kebocoran potensi pendapatan sekaligus memaksimalkan seluruh sumber PAD yang selama ini belum tergarap.
“Bapenda harus menjadi mesin penggerak peningkatan PAD. Bukan hanya mengandalkan pajak dan retribusi, tetapi juga mampu menggali seluruh potensi pendapatan daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal,” tegas Bassam.
Ia menginstruksikan jajaran Bapenda segera melakukan pemetaan menyeluruh terhadap seluruh potensi pendapatan, mempelajari daerah yang sukses meningkatkan PAD, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata terhadap kemampuan fiskal daerah.
Menurut Bassam, Halmahera Selatan masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan PAD melalui berbagai sektor yang sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).
Selain meresmikan Bapenda, Bassam menyatakan, rotasi pejabat bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan bagian dari evaluasi dan penyegaran birokrasi agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif.
“Saya ingin pejabat yang dilantik bekerja dengan integritas, profesional, dan menunjukkan hasil nyata. Pelantikan ini baru gelombang pertama, evaluasi kinerja akan terus dilakukan dan menjadi dasar rotasi berikutnya,” tegasnya.
Untuk sementara, Bapenda masih berkantor bersama BPKAD karena merupakan hasil pemekaran dari bidang pendapatan. Namun, pemerintah daerah memastikan fasilitas operasional akan dipenuhi secara bertahap agar OPD baru tersebut dapat bekerja optimal dalam mengejar target peningkatan PAD.



